Wa/Call 0838 2294 1999 / 0812 1464 0438
Close
Wa/Call 0838 2294 1999 / 0812 1464 0438 evin4884@gmail.com
Tradisi Cingcowong Kecamatan Luragung

Cingcowong

autobiografi 2015

Hampir sama dengan tradisi Kawin Cai, Cingcowong merupakan ritual untuk meminta hujan. Ritual ini dilakukan hanya saat dilanda kemarau panjang seperti sekarang ini atau tiga bulan lebih lama dari musim kemarau pada umumnya.

Ritual Cingcowong ini biasa dilakukan oleh masyrakat Kec. Luragung. Ritual Cincowong dilakukan agar hujan segera turun dan dapat mengairi lahan pertanian serta memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat sekitar.

Unik-unik dan sudah berumur ratusan tahun, ya. Jadi, buruan datang ke Kuningan.

Selain refreshing, kamu juga membantu melestarikan budaya dengan berpartisipasi sebagai penonton..

Boneka Cingcowong (sumber: https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbjabar/cingcowong/)

Pada musim kemarau, hujan tidak turun dalam jangka waktu yang lama. Keadaan ini membuat masyarakat Luragung, Kuningan Jawa Barat yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani mengalami kesulitan menggarap lahannya akibat kekeringan.

Mulai berkembanglah tradisi ‘Cingcowong’ sebagai bentuk ikhtiar masyarakat Luragung untuk meminta hujan kepada Yang Maha Kuasa.

Dalam pelaksanaannya terdapat pemimpin upacara yang sering dipanggil sebagai ‘Punduh’, yaitu sesepuh setempat yang bisa memanggil hujan melalui kekuatan alam. Peralatan yang digunakan dalam tradisi ini, antara lain taraje, samak, cermin, sisir, bunga kamboja, dan boneka cingcowong.

Boneka Cingcowong merupakan boneka yang terbuat dari batok kelapa yang kemudian dihias atau dirupakan sebagai perempuan cantik yang bertubuhkan bambu dengan baju dan ornamen lainnya.

Boneka ini dihias sebaik mungkin karena dianggap akan menjadi sarana makhluk halus untuk berdiam saat upacara dilakukan. Selama prosesi upacara, boneka ini akan bergerak ke sana ke mari dengan sendirinya dan diharapkan pada akhir dari rangkaian acara ini hujan akan turun dalam beberapa waktu kemudian.

Sumber :

  • Info Budaya Kabupaten Kuningan
  • Bpnb Jabar
  • Wikipedia

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *